Pages

Remaja Masa Kini Yang Lebih Cepat Dewasa

Kamis, 09 Februari 2017

Remaja. Masa-masa peralihan antara kanak-kanak menuju dewasa. Dimana karakter seseorang terbentuk. Well, semakin hari yang gue lihat dan gue rasain remaja usia belasan tahun saat ini semakin "berani" dan gak kelihatan seusia mereka. Miris sih. But that's the fact!

Dulu, jamannya gue SD, SMP itu tuh masa dimana gue sama temen-temen seumuran gue masih culun-culunnya. Baju seragam masih rapi dan ngikutin aturan sekolah banget. Rok dibawah lutut, kaos kaki setengah betis, baju kemeja dimasukin. Intinya gue selalu lolos dari razia para guru. Perubahaan perilaku remaja mulai gue rasain waktu gue naik ke tingkat SMA. Apalagi waktu itu gue sekolah di pusat kota dan rumah gue itu masuk daerah Kabupaten. So, berasa anak kampung yang tiba-tiba nongol ditengah-tengah kota. Pergaulan anak-anak di pusat kota itu emang beda banget sama anak pinggiran. Bahasanya, cara berpakaiannya, gaya hidupnya. Bahkan gue sampai mikir mereka mau belajar di sekolah atau mau mejeng di sekolah? Buat yang ngikutin aturan sekolah dianggap cupu lah, kuper lah, and nerd also. Padahal anak-anak kayak mereka yang pantesnya diikutin, karna ngurangin beban guru dalam mendisiplinkan murid-murid.

Sedikit cerita, waktu gue SMA pelajar disana kebanyakan gak rapi dalam berpakaian. Yang sering gue lihat dan perhatiin : baju keluar & ketat, rok diatas lutut bahkan nyaris setengah paha, wearing make up, sepatu bebas (padahal sekolah gue bolehin siswa/i nya pakai sepatu bebas di hari Sabtu aja!), penuh piercing, kata-katanya kasar, berani sama guru, and many more. Tampilan yang ditampilkan bukan selayaknya pelajar yang tugasnya belajar. Gue udah gak heran kalau cewek-cewek di sekolah gue lebih takut kelupaan bawa bedak daripada bawa buku PR. Berlanjut ke tahun-tahun berikutnya, trend permak seragam sekolah semakin gila, mungkin kalau lo orang kelahiran tahun 90'an pasti ngerti model rok nanggung anak SMA yang dipangkas setengah betis (dari yang sebelumnya panjang) dan pakai kaos kaki sampai hampir selutut. Model rok kayak gitu lagi hits banget dijaman gue pakai seragam putih abu-abu.

Akibat budaya barat dan juga demam k-pop yang menginfluence remaja tanah air, anak remaja belasan tahun sekarang sudah melek akan make up & fashion. Gue sering mergokin anak remaja masih pake seragam sekolah tapi bulu matanya cetar karna maskara & bibirnya merah merona karena lipstick. Betapa kagetnya gue. Jaman gue dulu meskipun anak sekolah pake make up paling sebatas bedak aja, udah dibilang "cewek dempul". Pernah lagi waktu gue naik angkutan umum, anak-anak SMP tingkat 1 udah ngobrolin masalah cowok, padahal waktu gue seumuran mereka gak ada obrolan kayak gitu sama temen-temen gue. Mulai dari cara berbicara, cara berpakain dan perilaku anak remaja sekarang jauh berbeda dengan anak remaja jamannya gue. Apakah sebegitu drastisnya perubahan anak remaja sekarang?

Ada yang bilang masa remaja itu masa pembentukan karakter. Gue setuju akan hal itu. Tapi melihat remaja sekarang, karakter apa yang nantinya akan terbentuk!? Memang gak semua remaja berkelakuan seperti yang gue sebutin diatas. Sejauh ini masih banyak remaja berprestasi. Seharusnya mereka yang menjadi inspirasi anak seumurannya bukan malah terinspirasi dengan sosok idola dunia.


Dunia remaja itu asyik sebetulnya. Kalo lo lewat jalur yang semestinya. Nggak menyimpang karna terdorong arus modernisasi yang arahnya salah. Usia saat lo lagi labil-labilnya dan butuh arahan dari orang tua supaya gak salah pergaulan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS